BARTMAN - Barito Putera
dihadapkan masalah pelik menghadapi laga kandang kontra Mitra Kukar
dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2012/2013, Selasa
(21/5/2013).
Berlaga di Stadion Demang Lehman,
Martapura, Laskar Antasari dipastikan tidak diperkuat dua bek tengah
andalannya, Henry Njobi Elad dan Daewon Ha. Kedua pemain jangkung
tersebut terkena hukuman akumulasi kartu kuning. Saat menghadapi Persija
Jakarta, Rabu (15/5/2013), keduanya mendapat kartu kuning dari wasit
Prasetyo Hadi.
Keadaan itu diakui Pelatih Barito,
Salahudin. Dan, diakui pelatih gundul itu, keadaan itu cukup membuatnya
khawatir menghadapi Mitra Kukar nanti.
Untuk menggantikan keduanya, pelatih
asal Palembang, Sumatera Selatan itu bakal memplot Guntur Ariyadi dan
Ardan Aras. Bagi Salahudin, kualitas keduanya tidak berbeda jauh dari
Henry Njobi dan Daewon. "Secara kualitas, permainan Guntur dan Ardan
Aras tidak jauh beda (dengan Daewon dan Njobi, Red). Bedanya hanya
faktor tinggi badan," jelas Salahudin.
Meski begitu, Salahudin yakin, Guntur
dan Ardan mampu menghadang derasnya serangan tim berjuluk Naga Mekes
yang dikomandoi Esteban Hererra tersebut.
Mengenai kekuatan Mitra Kukar, Salahudin
yakin bakal berbeda dari putaran pertama. Maklum sejumlah pemain
dikabarkan merapat ke tim asal Kutai Kertanegara tersebut.
"Barito harus kerja keras juga. Karena
semua tim ISL menambah pemain," kata pelatih yang sukses mengantarkan
Barito menjuarai Divisi Utama Liga Indonesia 2011/2012 itu.
Mitra Kukar memang menambah sejumlah
pemain di putaran kedua. Sejumlah nama beken menghiasi skuad anyar Naga
Mekes seperti Raphael Maitimo (naturalisasi), Ahmad Amiruddin (Arema
IPL) dan Park Chul-Hyung (Persegres Gresik United).
Selain itu, tim asuhan Stefan Hansson
juga kedatangan gelandang serang Timnas U-23 Timor Leste, Jesse Pinto.
Mitra Kukar juga telah mendaftarkan pemain Mitra Kukar U-21 Samsudin ke
tim senior.
Sumber : www.isl.baritomania.com
Sumber : www.isl.baritomania.com