STADION 17 MEI BANJARMASIN
Stadion
17 Mei Banjarmasin merupakan stadion sepakbola kandang klub Divisi
Utama Barito Putera. Stadion ini pernah menjadi stadion angker bagi klub
yang bertandang kesini karena klub Laskar Antasari Barito Putera dua
tahun lebih atau dua musim berturut-turut tak pernah kalah di stadion
ini pada Liga Divisi Utama kompetisi 2001 dan kompetisi 2002. Seiring
surutnya prestasi Barito Putera, nyaris tak ada lagi pertandingan
bergengsi di stadion ini selepas itu. Kemudian klub ini kembali masuk
jajaran klub besar seja jadi juara Divisi II pada musim 2008/2009.
harapan penggila bola Kalimantan Selatan untuk dapat kembali merasakan
pertandingan bergensi menuai asa, setelah Barito Putera masuk divisi
Utama 2010/2011 dan kini jadi juara divisi utama 2011/2012.
Stadion ini mengalami perombakan pada tahun 2007 pada saat Kota Banjarmasin ditunjuk menjadi tuan rumah POMNAS 2007. Pengelolaan Stadion 17 Mei banjarmasin sebelumnya dibawah Pemprov Kalsel hingga kemudian tahun 2012 diserahkan pada KONI Kalsel bersama dengan gelanggang renang Hasanuddin HM agar dapat lebih diperhatikan. Manajemen PS. Barito Putera berkeinginan untuk merenovasi Stadion 17 Mei ini sehingga mampu menampung sampai 30.000 penonton, dan melengkapi fasilitas lainnya setelah ditasbihkan jadi Juara Divisi Utama musim 2011/2012 ini.
Sementara
perbaikan Stadion 17 Mei dipersiapkan agar memenuhi standar kasta
tertinggi Liga Indonesia maka PS. Barito Putera akan menggunakan Stadion
Indrasari Martapura sebagai homebase nya. Stadion milik Pemerintah
Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan ini dibangun dalam rangka persiapan
Kabupaten Banjar Sebagai Tuan Rumah pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi
(PORPROV) Kalsel tahun 2013. Stadion berkapasitas 15.000 penonton ini
terdiri dari Tribun Terbuka dan Tertutup, sementara tribun utara &
selatan belum ada. Namun kelebihan stadion ini dibanding stadion 17 Mei
Banjarmasin adalah penggunaan rumput Jeni Matrella yang bersertifikat
FIFA serta adanya lampu penerangan untuk pertandingan malam hari.

Stadion 17 Mei Banjarmasin
Stadion ini mengalami perombakan pada tahun 2007 pada saat Kota Banjarmasin ditunjuk menjadi tuan rumah POMNAS 2007. Pengelolaan Stadion 17 Mei banjarmasin sebelumnya dibawah Pemprov Kalsel hingga kemudian tahun 2012 diserahkan pada KONI Kalsel bersama dengan gelanggang renang Hasanuddin HM agar dapat lebih diperhatikan. Manajemen PS. Barito Putera berkeinginan untuk merenovasi Stadion 17 Mei ini sehingga mampu menampung sampai 30.000 penonton, dan melengkapi fasilitas lainnya setelah ditasbihkan jadi Juara Divisi Utama musim 2011/2012 ini.
- Kota : Banjarmasin, Kalimantan Selatan
- Dibangun : Diresmikan 17 Mei 1974 (Renovasi 2007, 2010)
- Kandang : PS. Barito Putera (Divisi Utama)
- Kapasitas : 15.000 Penonton.
- Tipe Stadion : Stadion Sepakbola Lama.
- Kategori : C

Stadion Indrasari Martapura